Salah satu tradisi yang ada di Gresik dan sudah berlangsung selama ratusan tahun di bulan Romadlon adalah Malem Selawe ( Malam ke 25 Romadlon ). Setelah dimanjakan dengan nikmatnya Kolak Ayam, maka acara tradisional yang ditunggu selanjutnya adalah Malem Selawe.

Sebenarnya Malam Selawe adalah malam puncak peziarah datang ke Makam Sunan Giri, baik Peziarah Lokal ataupun Peziarah dari luar kota, hal ini dikarenakan salah satunya adalah untuk mendapatkan barokah Malam Lailatul Qadar. Karena banyaknya peziarah yang datang, maka hal ini dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan dan menawarkan barang dagangannya.

Tapi seiring berjalannya waktu, Malem Selawe juga dijadikan para anak2, remaja ataupun orangtua untuk sekedar berjalan jalan dan menghibur diri, sekaligus mencari barang2 yang dibutuhkan.

IMG_7030 copy

Bermacam macam pedagang yang ada disana, mulai mainan anak2, kuliner, baju dan sejenisnya, sampai jasa pijat pun ada, bisa jadi beberapa tahun lagi akan lebih banyak macamnya.

IMG_7043 copy

IMG_7044 copy

Suasana Malem Selawe ibaratnya seperti Pasar Malam dadakan, apa yang biasanya gak ada disana tersedia karena pedagang yang datang tidak hanya dari kota Gresik, pedagang luar daerahpun datang. Setelah Malem Selawe selesai mereka akan geser ke daerah pasar Gresik untuk berdagang di Pasar Bandeng yang merupakan acara Tradisi penutup di Gresik.

IMG_7048 copy

Yang menarik mainan anak2 yang jarang dijumpai dipasaran, disana akan mudah didapatkan. Untuk orangtua yang ingin mengenang masa kecilnya, bisa membelinya dengan harga terjangkau.

IMG_7074 copy

Dalam 3 tahun terakhir, acara Malam Selawe dimeriahkan dengan adanya Giri Expo yang digelar di areal parkiran Makam Sunan Giri. Semoga saja acara Tradisi ini tetap dapat dilestarikan, dan bermanfaat buat warga Gresik, khususnya warga sekitar Giri.

Next kita nantikan kemeriahan Pasar Bandeng yang merupakan puncak acara Tradisi Gresik.