Senin 31 Oktober 2016 sepanjang jalan KH. Fakih Usman digali lagi untuk pembuatan saluran Got baru. Masyarakat awalnya biasa saja karena berpikir mungkin ini kelanjutan dari pembuatan got bbrp bulan lalu (kita sebut Got Proyek I) yang sempat mandek entah karena apa.

Pembuatan Got Proyek I juga terasa sia sia karena saluran pembuangan warga dari setiap rumah yang awalnya menuju Got lama di sepanjang jalan KH Fakih Usman tidak dikoneksikan, padahal got yang lama sudah hampir tidak berfungsi karena tertutup tanah.d Dan Got proyek I dibangun disebelahnya pas, tp tidak dikoneksikan hingga terkesan cuma asal bikin saluran Got tp gak ada aliran masuk dari daerah sekitar.

Awal penggalian dilakukan antara pertigaan Jl. Kh.Fakih Usman dan Jl. Kh. Kholil sampai gang pertama atau Jl. Kh. Fakih Usman gg 17.

SONY DSC
Got saluran baru yang dibuat antara pertigaan KH. Fakih Usman dan KH. Kholil sampai ke Jl. Kh Fakih

Semula saya berpikir hal itu wajar saja karena di Jl. Kh. Fakih usman ada Got besar yang sudah puluhan tahun mengalirkan pembuangan dari warga sepanjang jalan Kh Fakih Usman dan warga Jl. Kh Fakih Usman Gg 17 menuju Kali Tutup.

SONY DSC
Got yang menghubungkan aliran warga Jl. Kh. Fakih Usman ke Kali Tutup

Kejanggalan terlihat ketika pengerukan dilakukan bersebelahan dengan Got Proyek I. Saya bertanya pada pengawas yang ada disitu kenapa dibuat Got lagi disebelah Got Proyek I??? padahal Got Proyek I kita nilai belum selesai karena mandek di sampai Jl Kh. fakih Usman gg 11 dan belum ada saluran warga yang dikoneksikan, dan juga Got lama sebelah timur yang jg sudah lama ada belum diapa apakan.

Dan jawabannya sungguh menggelikan dari pengawas tersebut, “kita hanya mengerjakan yang diperintahkan pelaksana ke kita, klo untuk hal itu bukan tugas kita dan kita tidak ada dana untuk pengaspalan”. Saya dan beberapa masyarakat sekitar bilang “Eman2 pak wes kadung bongkar cm separuh, mosok harus dibongkar lagi lain waktu, wong ya cm seukuran 2x3m saja”. Klo gitu caranya ojok nyalahno masyarakat menilai bahwa pengerjaan pembuatan Got ini asal asalan saja tanpa mempelajari peta aliran air yang ada didaerah sini, dan cuma cari Proyek saja.

Pengawas itu bilang klo saya dan masyarakat sekitar punya keinginan seperti itu bilang aja ke pelaksana. Dan ketika saya tanyakan dimana pelaksananya mereka jawab gk ada, dan saya meminta jika pelaksana datang saya pengen ngomong soal ini. Karena pembangunan jalur Proyek I malah membuat banjir cepat sekali datang. Karena jalur air dari Selatan diperlancar tp aliran dari sekitar Jl. Kh Fakih Usman menuju Kali Tutup tidak diapa apakan, alhasil semua air yang megalir mandek di sekitar jalan KH. Fakih Usman dan jalan Kh Kholil. Otomatis masyarakat sekitar kena imbasnya juga, banjir sekarang lebih cepat datang dan lebih parah, meskipun rumah didaerah sini udah termasuk tinggi, tapi tetap masuk rumah juga klo banjir.

SONY DSC
Skema jalur lama dan baru

Dan yang lebih mengejutkan lagi, pelaksana datang tadi malam 31-11-2016  pukul 21.00 dan bilang klo yang digali bersebelahan dengan Got proyek I itu salah dan harus dibongkar lagi, yang benar itu meneruskan penggalian dari jalan Kh. Fakih Usman gg 11 menuju selatan.

Lha piye to???? opo gak disurvey sebelumnya?? apa gak dipelajari aliran air lama yang dirasakan bisa mengurangi banjir yang ada??? meskipun banjir tidak secepat sekarang dan tidak separah sekarang.

Sekarang jalan Kh Fakih Usman rusak separuh karena tidak ada koordinasi yang baik dan tidak mempelajari secara total aliran air. Trus klo sudah begini siapa yang mau tanggung jawab??? Sistem pengerjaan proyeknya ini gimana kok sepertinya asal bikin saja, padahal untuk sistem pengairan diperlukan ahli khusus yang mengerti akan peta jalur air dengan benar.