Sutirah, Pawang Hewan Wanita Pertama di Indonesia

0
1723

Foto ini tampak sangat mengagumkan sekaligus agak seram. Seorang wanita dengan rambut panjang dan gaun putih panjang tengah berpose dengan seekor buaya. Buaya tersebut digendongnya di lengan dengan santai, seperti sedang menggendong seorang bayi. Sementara si buaya sendiri tampak nyaman dan tenang di gendongan si wanita.

Wanita ini adalah Sutirah yang lahir pada tahun 1863. Sejak kecil Sutirah sudah menunjukkan kemampuan yang khusus dalam berinteraksi dengan hewan yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Ketika remaja, Sutirah mulai dipercayakan oleh penduduk untuk membantu segala urusan yang berkenaan dengan ternak mereka. Mulai dari mengawinkan hewan ternak, menenangkan kerbau yang mengamuk, sampai mencari ternak yang hilang.

Kemampuan Sutirah untuk berkomunikasi dengan binatang dikenal luas oleh masyarakat, hingga suatu hari Sutirah dipanggil ke sebuah perkebunan teh di Jawa Barat untuk diperbantukan menghalau macan tutul yang kerap mengganggu para pemetik teh di perkebunan itu.

Akibat kesuksesannya tersebut, Sutirah dipekerjakan di Dierenbescherming Agentschappen (lembaga pengawasan hewan bentukan kolonial). Sutirah sempat pula bekerja dengan Carl Wilhelm Weber, ahli zoologi terkenal. Bersama Weber, Sutirah berkesempatan menjelajah ke berbagai pelosok mulai dari Lombok, Sulawesi sampai ke kepulauan Tanimbar untuk mengklasifikasi hewan vertebrata.

Sumber Viva.Co.Id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here