Sanggring atau yang biasa dikenal dengan nama Kolak Ayam ternyata melalui proses yang panjang dalam pembuatannya. Prosesi ini memakan waktu hampir 2 hari nonstop, yaitu dimulai H-1 acara, atau pada hari ke 21 Romadlon. Kemarin atau tepatnya hari Minggu tanggal 26 Juni 2016 kami dari @arekgresik.Net dan @Mat Kodak Gresik diantar mas Taqiyudin ke temannya satu bangku sekolah dulu yang merupakan Lurah dari desa Gumeno sekarang.

IMG_6924

Bapak Lurah Arief menjelaskan secara detail susunan acara dan juga sejarahnya adat dan tradisi Sanggring atau kolak Ayam Gumeno. Yang kita bahas disini mengenai prosesi pembuatannya dulu, untuk sejarahnya akan kami bahas di Next Posting.

Acara dimulai dengan pemotongan ayam secara masal yang dimulai setelah sholat Dluhur dan selesai sebelum sholat Ashar, jumlah ayam yang dipotong tahun ini tidak sebanyak tahun2 sebelumnya, saat ini hanya 212 ekor ayam sedangkan tahun2 yang lalu bisa mencapai 500 ekor ayam.

Ayam telah dipotong dibawa pulang warga untuk dibersihkan bulunya, setelah selesai dibersihkan ayam dibawa kembali ke Masjid untuk dimasak, sedangkan prosesi memasak dimulai setelah sholat Tarawih hingga menjelang sahur.

IMG_6940

Jumlah juru masak saat ini ada 15 orang menurut keterangan Bpk H. Fadlan salah satu juru masak Sanggring, disaat yang lain warga juga banyak membantu dengan mencuci dan memotong bawang menjadi kecil2, kemudian bawang, gula merah, jinten akan dijadikan campuran dari kolak ayam Sanggring tersebut.

IMG_6928 copy

IMG_6930 copy

Ayam yang telah selesai dimasak akan di entas dari wajan dan airnya akan dimasukkan di tong2 besar yang akan dijadikan campuran dari kuah Kolak Ayam Sanggring.

IMG_6959 copy

Sedangkan racikan bumbu2 Kolak Ayam Sanggring atau juga biasa di sebut ramuan karena Kolak Ayam Sanggring jg dikenal dengan makanan obat adalah sbb untuk perbandingan seekor ayamnya :

  1. Seekor Ayam
  2. 2 kg Bawang Godhong
  3. 2-3 kg Gula Merah
  4. 1 ons Jinten

Untuk seekor ayam akan dijadikan 2 bagian, separuh dibawa pulang warga dan separuhnya dibagikan ke pengunjung dari luar daerah Gumeno.