Nge Camp di Benteng Lodewijk Mengare – Gresik

0
1812

Beberapa waktu yang lalu Tanggal 23-24 April 2017 kita bersama teman2 Mat Kodak Gresik, Pergi Pergi dan Arek Gresiknet menuju Desa Mengare Gresik untuk mencoba tantangan dan suasana di Benteng Lodewijk Mengare.

Seperti kita ketahui sebelumnya bahwa yang perlu diwaspadai di Benteng Lodewijk adalah binatang binatang liar yang hidup disana. Selain ular dan serangga yang perlu diwaspadai adalah sekelompok Kera yang sering berbuat usil. Kera kera tersebut seakan tidak ada karena tidak mengeluarkan suara dan bersembunyi jika ada manusia disekitarnya.

Akan tetapi jika kita lengah mereka akan menyerbu barang barang yang kita bawa dan mencurinya, terutama makanan. Pernah suatu kali saya bersama Komunitas Fotografi Mat Kodak Gresik mengadakan Hunting Foto disana, disaat semuanya ke pantai untuk sesi pemotretan, saya ingat ada yang tertinggal ditas dan saya kembali untuk mengambilnya. Disaat itulah aq bertemu dengan puluhan Kera, ada yang sudah di tanah dan menuju ke tenda dan ada pula yang masih diatas pohon.

Saat itu saya langsung menghentikan langkahku dan berdiri menatap mereka, mereka juga terdiam dan menatapku…. Saya dan mereka akhire Tatap Tatapan….. Haiissshhh koyok nak pilem pilem ae hehehe…

Jujur saat itu saya bingung mau berbuat apa, karena mereka juga makhluk hidup yang mestinya kita lindungi, tapi saya juga harus menjaga keselamatan dan mengamankan barang. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba menghalau mereka dengan cara halus, saya melangkah perlahan ke depan sambil melambaikan tangan dan bersuara “Ssssttt… Ssssttt…. Ssstttt..”.

Dan ternyata dengan cara seperti itu mereka mau kembali dan tidak mengganggu lagi, mudah2 teman2 jika menemui hal seperti itu tidak lgsg gegabah bertindak kasar kepada mereka, karena mereka juga makhluk hidup yang perlu dilindungi.

Kembali lagi ke tujuan kita menginap di Benteng Lodewijk, yang pertama memang berpetualang mengisi hari libur, dan yang kedua kita ingin mendapatkan momen foto Milkyway dan Sunrise di lokasi tersebut, karena selama yang saya ketahui masih belum ada foto foto hasil dari yang didapatkan dari Benteng Lodewijk.

Rencana kita berangkat tanggal 23 April  jam 2 siang, tapi karena saat itu hujan akhirnya kita baru berangkat jam 4 sore setelah hujan reda. Sampai di pelabuhan (istilah untuk tempat mangkal perahu di Mengare) jam 05.30. Setelah menunggu selesai Maghrib kita baru menyeberang menggunakan perahu kelokasi, perjalanan yang ditempuh gak lama sekitar 15 menit.

Tantangan pertama yang kita dapatkan adalah saat itu ombak besar, perahu sulit untuk memutar ke pantai sebelah utara Benteng, akhirnya kita putuskan untuk menepi di sebelah selatan Benteng. Disini perahu tidak berani terlalu kepinggir karena penuh dengan batu dan karang laut, kita akhirnya turun sekitar 20 meter dari bibir pantai. Selanjutnya kita harus Nyemplung dan jalan dengan hati2 menuju ketepi.

Setelah kita berhasil naik, kita menerobos rerimbunan pohon dan perdu untuk menuju pantai sebelah utara benteng untuk mendirikan tenda. Perlu hati2 agar tidak terkena duri duri pohon dan binatang yang berbisa. Setelah berhasil menuju lokasi kita segera mencari tempat yang bagus dan mendirikan tenda disitu.

 

Lokasi mendirikan tenda kita pilih dibawah rerimbunan pohon tapi masih dekat dengan bibir pantai.

Karena disini tidak ada warung nasi dan kopi (ket biyen sopo gelem dodolan nak kene hehe) kita membawa mie instant dan kopi untuk keperluan kita jika lapar dan haus. Kita sengaja membawa persediaan instant karena kita cm semalam disana dan cukup makanan ringan untuk mengganjal perut jika lapar.

Setelah itu aq dan teman teman menyiapkan peralatan untuk mendapatkan foto Milky Way yang memang salah satu syaratnya lokasi disekitarnya harus gelap, tapi sayang cuaca kurang bersahabat dan awan seolah menutupi langit. Sampai pada tengah malam baru terlihat sedikit bintang yang ada dilangit dan walau tidak bisa maksimal kita bersyukur masih bisa mendapatkan foto2 yang lumayan bagus. Dibawah ini adalah beberap hasil foto dengan Background alam di Benteng Lodewijk

 

 

Masih banyak foto lainnya yang kita dapatkan saat berada disitu, setelah menginjak pagi kita kemudian menunggu Sunrise, tp lagi lagi awan menjadi penghalang. Meski terlihat tapi bentuk Matahari yang kita dapatkan masih kurang sempurna. Dibawah ini adalah hasil foto yang kita dapatkan di pagi dan menjelang siang

Sekitar jam 8 pagi kita segera berkemas karena jam 09.00 kita akan disusul nelayan yang mengantar dan menjemput kita. Sebelum pulang kita sempatkan foto foto dulu koyok arek arek biasae hehehe… Semoga tulisan ini bisa menjadi tambahan wawasan buat teman2 yang ingin menginap dan nge Camp disana.