Mengenal sepeda MTB atau sepeda gunung

10
2542

Sebelum memutuskan untuk membeli sepeda gunung, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu tipe tipenya. Karena setiap tipe sepeda gunung sudah disesuiakan dengan fungsi dan medan. Sudah banyak beredar merk-merk sepeda gunung dengan beberapa tipe baik lokal ataupun impor.

1. Cross Country(XC)

Cross Country

Tipe sepeda yang cocok bagi pemula untuk memulai hobi sepeda gunung, biasanya sudah dilengkapi suspensi depan atau disebut dengan sepeda hardtail, adapula yang sudah dilengkapi suspensi belakang juga. Berat sepeda ini tergolong ringan cocok digunakan untuk medan ringan, medium dan perkotaan. Cocok juga untuk perjalanan jauh.

2. All Mountain

All Mountain

Sepeda ini dilengkapi suspensi depan dan suspensi belakang. Cocok digunakan di semua medan, termasuk medan yang berat sekalipun. Akan tetapi berat dari sepeda ini lebih dari sepeda Cross Country karena menggunakan bahan yang kuat untuk melahap semua medan.

3. Down Hill

Down Hill

Tipe sepeda yang sering digunakan untuk menuruni bukit dengan medan yang berat dan cepat. Desain dari konstruksi sepeda ini sangat kokoh dan kuat, dilengkapi dengan roda-roda besar, dan suspensi yang kuat. Akan tetapi jika digunakan untuk menaiki bukit akan sangat berat.

4. Dirt Jump

Dirt Jump

Sepeda ini digunakan untuk freestyle atau lompatan-lompatan tinggi yang indah, sama halnya dengan sepeda BMX. desain konstruksi sangat kokoh, akan tetapi tidak didesain untuk kenyamanan karena tidak dilengkapi dengan suspensi.

5. Free Ride

Free Ride

Tipe sepeda yang mampu menghadapi kondisi yang ekstrim dan lompatan2x yang tinggi, desain dari sepeda ini sangat kuat dan kokoh. Akan tetapi sangat tidak cocok untuk perjalanan jauh,

 

10 COMMENTS

    • Tiap pabrikan memiliki desain suspensi sendiri mas, ada yang merupakan paten salah satu merk seperti FSR nya specialized, FS2 nya Polygon, atau Maestro nya Giant bisa juga dengan desain “OpenSource” seperti desain Single Pivot, Fourbar link, VVP dan ada pula yang merupakan joint research seperti sistem DW-Link yang dipakai oleh beberapa merk. Jadi keunggulan dan kelemahannya bukan di vertikal dan miring tapi lebih ke sistem apa yang dipakai, lha sama-sama berdiri juga bisa beda sistem koq, contoh nya Giant Maestro, FSS, dan DW Link itu sama-sama berdiri tapi sistemnya berbeda, feel nya pun sudah berbeda. Masalah kelebihan kekurangan yaa rajin-rajin nyobain sepedanya langsung hehehe…

    • Tiap pabrikan memiliki desain suspensi sendiri mas, ada yang merupakan paten salah satu merk seperti FSR nya specialized, FS2 nya Polygon, atau Maestro nya Giant bisa juga dengan desain “OpenSource” seperti desain Single Pivot, Fourbar link, VVP dan ada pula yang merupakan joint research seperti sistem DW-Link yang dipakai oleh beberapa merk. Jadi keunggulan dan kelemahannya bukan di vertikal dan miring tapi lebih ke sistem apa yang dipakai, lha sama-sama berdiri juga bisa beda sistem koq, contoh nya Giant Maestro, FSS, dan DW Link itu sama-sama berdiri tapi sistemnya berbeda, feel nya pun sudah berbeda. Masalah kelebihan kekurangan yaa rajin-rajin nyobain sepedanya langsung hehehe…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here