Walau Hujan Tetap Hunting – Edisi Blusukan

Komunitas Fotografi Mat Kodak Gresik

6
4312

Hunting Blusukan Jembatan Putar Rolak Kalimireng

Jum’at 5 April 2015

Hujan gerimis masih terus membasahi halaman D’Lodjie Cafe I siang itu, tetapi hal itu tidak membuat teman2 yang sudah merencanakan untuk hunting foto bersama Arek Gresik dan Mat Kodak Gresik kendur niatnya. Mereka semua datang dari berbagai elemen masyarakat, mereka tertarik untuk ikut meliput sebuah tempat yang selama ini hampir terlupakan… Yaitu Jembatan Putar Rolak Kalimireng.

Kenapa kami menyebutnya Jembatan Putar? bukan Jembatan Gantung, Jembatan Gerak atau sebutan lainnya???

Jembatan Rolak Kalimireng adalah sebuah jembatan yang dulunya difungsikan sebagai untuk warga yang akan menyeberang ke daerah yang dipisahkan oleh sungai sudetan yang dibuat oleh Belanda untuk Irigasi sekaligus sarana Transportasi masyarakat sekitar. Menurut keterangan Bpk Slamet yang merupakan mantan penjaga Jembatan dan Pintu Air Rolak Kalimireng, sampai pada tahun 1960-an sungai tersebut masih digunakan warga sekitar jika mau bepergian ke kota Gresik atau Surabaya. Jika ada perahu  yang mau lewat, Jembatan akan dibuka dengan cara memutar tuas yang ada dan jembatan akan terangkat sehingga perahu bisa melewatinya. Untuk itulah kita menyebutnya dengan nama Jembatan Putar Rolak Kalimireng, dan sekarang desa yang aad di sekitar tempat tersebut dinamakan Desa Lak Mireng – Sembayat – Gresik yg berpenduduk cm 14 jiwa.

IMG_8883
Tuas yang digunakan untuk membuka Jembatan

Jembatan dan Rolak Kalimireng sekarang sudah tidak berfungsi seperti dulu lagi, jembatan hanya digunakan warga sebagai sarana menuju sawah mereka, dan Sungai Sudetan sudah ada.  Jembatan sudah rapuh dan mengkhawatirkan meskipun masih berfungsi (membuka dan menutup) jika tidak dirawat lagi oleh pemerintah terkait, dalam hal ini Dinas Pengairan.

Perjalanan siang itu kita mulai agak terlambat karena menunggu bbrp teman yg didaerahnya masih terguyur hujan lebat. Sekitar jam 14.00 kita bersama sama rombongan menuju lokasi, terdiri dari 3 mobil dan 5 motor kita berangkat beriringan.

Sekitar jam 15.00 kita sampai dilokasi, hujan gerimis masih menemani… Pemotretan akan dilakukan dalam 3 sesi, Landscape- Human Interest dan Model. Meski gerimis kita mulai melakukan pemotretan sesi Landscape dan Human Interest sedangkan model kita beri waktu untuk Make Up.

_MG_1865

Tak hanya itu, kita juga ditunjukkan dan diajak salah satu warga yg bernama Pak Sarpani untukmelihat lihat dan masuk kedalam bekas rumah dinas pengawas Rolak Kalimireng. Rumah tersebut tidak berpenghuni dan sekarang dimanfaatkan untuk sarang walet.

Pak Sarpani memandu teman2 melihat kondisi rumah dinas petugas Rolak
Pak Sarpani memandu teman2 melihat kondisi rumah dinas petugas Rolak

Ada cerita menarik juga dari Pak Sarpani selama menjaga dan merawat rumah itu, menurut beliau jika malam Jum’at disalah satu ruangan rumah tersebut terlihat ada seekor ular sebesar paha lelaki dewasa, tetapi anehnya ular tersebut cm mempunyai panjang +/-50 cm, 3 kali ular itu menampakkan diri menurut Pak Sarpani.

Hampir bersamaan dengan sesi Landscape dan HI selesai, hujan gerimis pun benar2 reda,yang akhirnya kita lanjutkan dengan sesi Fotografi Model. Model ada 2 orang, karena melihat lokasi yang sulit dan kondisi jembatan yang sudah tua spot saya buat seperti huruf L.

Model kita tempatkan di ujung2 dan fotografer kumpul di pojokan dengan posisi saling membelakangi untuk menghindari foto bocor, juga memudahkan FG untuk bergabtian mengambil gambar model.

Menjelang Maghrib acara kita tutup dengan foto bersama, kenudian kita pamit dan mengucapkan terima kasih kepada warga atas kesediaannya memberi ijin kita mengadakan acara foto2 disitu.

Arek Gresik bersama Mat Kodak Gresik
Arek Gresik bersama Mat Kodak Gresik

Kemudian kita sama2 pulang, kita sebagai tim penyelenggara langsung meluncur ke Base Camp, sampai disana masih sepi padahal teman2 duluan didepan. Gak seberapa lama ada BC BBM yang ternyata mereka mampir makan2 di salah satu rumah makan di GKB… Lha aq kok gak diajak???? Piye arek2 iki ckckck…