Semua pasti tahu yang namanya buah Asem, orang2 biasa menyebut dengan nama “Asem” saja. Kulitnya berwarna coklat begitu juga kulitnya, bijinya berwarna hitam dan biasa disebut “Klingsi”.
Rasanya yg kecut itu menjadikan “Asem” biasa dipakai untuk penyedap berbagai macam masakan mulai “Jangan Asem / Kelo Asem”, “Bumbu Pecel”, “nasi Krawu”, “Rujak Manis”, “Pecel” dsb, dan ada juga yang dibuat manisan atau permen.
Beberapa waktu yg lalu saya bersilaturrahmi ke rumah budhe didaerah Nganjuk tepatnya di desa Ngepal. Setelah lama berbincang bincang beliau bertanya “sudah pernah mencoba Asem Legi???”. Aq mengernyitkan dahi, baru kali ini saya mendengar nama itu, “belum budhe, seperti apa rupanya itu?? “, aq balik bertanya.
Beliau kemudian mengambil kotak jajanan plastik dan membukanya, km coba dan bawa pulang itu katanya sambil tersenyum.

image
Asem Legi secara fisik bentuknya ssma dengan asem biasa

Aq ambil satu dan mencobanya, benar juga rasanya manis dan ensk buat camilan. Aq bertanya darimana ini didapatkan?
Beliau menjawab di belakang itu ada pohonnya, itu aja km bw pulang dan coba tanam bijinya, klo udah tumbuh 3 th udah bs berbuah pungkasnya.
Aq bawa pulang Asem Legi tadi, gak butuh waktu lama Asem Legi udah habis dan aq kumpulkan bijinya dan aq tanam. Sekarang tinggal nunggu bisa gak Pohon Asem Legi tumbuh di Gresik.