Beberapa saat yang lalu ketika kami sedang berada di kota padang, kami mendapatkan tawaran dari sebuah universitas/politeknik di pekanbaru untuk memberikan sebuah pengarahan atau bahasa kerennya overview tentang SAP kepada para mahasiswa di politeknik tersebut, its an honor to us to share our knowledge. Kami diminta untuk memberikan gambaran bagaimana ERP itu sesungguhnya dan bagaimana proses implementasinya serta mengapa sebuah perusahaan besar harus mengimplementasikan ERP.

Dalam postingan kali ini kita tidak membahas tentang bagaimana jalannya seminar ๐Ÿ˜€ tapi our experience on journey to pekanbaru :D. Perjalanan mulai dari padang, bukit tinggi hingga sampai di pekanbaru ๐Ÿ˜€ hehehe…

Berangkat sore hari sekitar jam 15.00 dari kota padang sudah cukup sore buat kami dan alhamdulillah tidak ada kemacetan yang berarti diperjalanan, awalnya kami memilih rute dari pinggiran kota padang menyusur melewati solok, tapi kami mengubah haluan karena sesaat setelah melewati indarung keatas sedikit, terjadi kemacetan yang luar biasa, mumpung masih belum terjebak terlalu lama, kami memilih untuk memutar dan lewat bypass menuju padang panjang dan bukit tinggi, di bukit tinggi waktu sudah menunjukkan waktu sholat maghrib, kami berhenti sejenak untuk sholat maghrib,
dan tidak lupa untuk foto2 narsis sebentar di jam gadang. Karena kata orang-orang, kalau ke sumatra barat belum mampir ke bukit tinggi dan berfoto di jam gadang belum dianggap pernah ke sumbar ๐Ÿ˜€ hehehe… ada2 saja, yalah… biar dianggap pernah kesini, maka kami foto2 narsis sebentar hehehehe…

Setelah puas foto2 di jam gadang, kami melanjutkan perjalanan ke pekan baru, karena perjalanan masih sangat panjang, sekitar 6 jam lagi dari kota bukit tinggi. Kami masih harus melewati jalan yang berbukit2 di tengah malam, melewati kelok sembilan yang terkenal dengan tikungan/kelok yang sangat tajam. Sayang sekali kami tidak bisa mengabadikan gambar dari kelok sembilan karena hari sudah sangat gelap sekali dan tidak mungkin bagi kami untuk berhenti ditengah jalan yang tikungannya sangat curam ini, takutnya nanti ada mobil dengan laju kencang yang tidak melihat keberadaan kami dan tertabrak, daripada mengambil resiko tersebut, kami putuskan untuk lanjut saja.

Tepat pukul 24.00 kami sampai di pekanbaru, dan yang pertama kami pikirkan adalah tidur ๐Ÿ˜€ , perjalanan panjang yang melelahkan walaupun saya hanya duduk dikursi penumpang ๐Ÿ˜€ apalagi yang gantian nyetir, machmud dan agung ^^, thank ya bro… hehehe… yah akhirnya tidur ๐Ÿ˜€ untuk mengumpulkan tenaga untuk seminar siang harinya.

Bangun pagi2, mas oki yang notabene adalah orang pekanbaru langsung dijemput istrinya yang mungkin sudah kangen berat ditinggal pergi terus ๐Ÿ˜€ *piiis kii… pulang lah dia bersama istrinya *mikir, mau apa mereka dirumah yah wkwkwkwkwk…

Sambil menunggu siang untuk presentasi, kami jalan2 dulu keliling kota pekanbaru tp sayangnya kali ini tanpa oki yang pulang kerumah dan agung yang sedang sibuk menyiapkan bahan presentasi nya yang masih belum selesai. dan wooow… sangat terkejut dengan kondisi kota pekanbaru sekarang, tata kota dan bangunannya sudah sangat maju, perkembangan pesat ini tidak lain didukung oleh banyaknya perusahaan2 asing dan investor yang menanamkan modal didaerah riau ini, pemerintah kotanya juga sangat responsif dalam melakukan pembangunan, beberapa bangunan yang menarik perhatian kami adalah gedung perpustakaan kota dan kantor gubernur, sangat indah, gedung perpustakaan daerah nya sangat menarik, berbentuk seperti buku, bisa dilihat di gambar dibawah ini.

 

Bentuk kantor gubernur Riau juga sangat unik, atap nya berbentuk seperti kapal, kalau saya melihat seperti itu, tapi design aslinya saya kurang tau itu menyerupai apa, tapi yang jelas sangat menarik, daerah2 lain harus meniru Riau dalam tata kota dan bangunannya.

Dan akhirnya seminar pun dimulai ^__^

Dan dalam perjalanan pulang dari Poltek Caltex ini waktu sudah menunjukkan waktu sholat maghrib, kami melewati masjid agung kota pekanbaru, kami sholat disitu sebentar dan foto2 disana, hehehe… tetep aja narsis nya :D, maklumlah, masjid dikota ini begitu megah dan indah.

Arek-arek gresik sudah berada dimana-mana di negeri ini, bahkan ada yang telah sukses di luar negeri. Hal ini membuktikan bahwa boleh kita berasal dari “desa” tapi kualitas arek gresik tidak boleh diragukan oleh dunia ๐Ÿ™‚ selamat berjuang arek-arek gresik, di pundakmu ada nama kota Gresik.