Penemuan Yang Membunuh Penemunya Sendiri

0
1269

1. Franz Reichelt

adalah seorang penjahit kelahiran Austria-Perancis, penemu, dan pelopor terjun payung. Pada tanggal 4 Februari 1912, ia melompat dari atas Menara Eiffel saat melakukan uji coba parasut yang didesainnya sendiri. Meskipun teman-teman dan beberapa saksi mata berusaha untuk mencegahnya, ia tetap nekad melompat dari atas menara sambil mengenakan penemuannya. Sayangnya, parasut itu gagal mengembang dan tubuh Franz langsung jatuh ke tanah. Kecelakaan itu pun langsung merenggut nyawanya.

Franz Reichelt
Franz Reichelt

2. Otto Lilienthal, hang gliders

Otto Lilienthal adalah seorang pelopor sistem penerbangan di Jerman. Pada tanggal 10 Agustus 1896 ketika Otto sedang melakukan uji coba terhadap hang glider ciptaannya di Rhinow Hills, Jerman, penerbangan pertamanya berjalan mulus. Ia berhasil? terbang sejauh 250 meter. Namun, penerbangan selanjutnya gagal dan ia pun jatuh dari ketinggian 15 meter. Otto awalnya menderita patah tulang dan kemudian sadarkan diri. Dia pun meninggal sekitar 36 jam setelah kecelakaan terjadi.

Otto Lilienthal
Otto Lilienthal

3. Aurel Vlaicu, Airplane Vlaicu II

Aurel Vlaicu adalah seorang insinyur, penemu, konstruktor pesawat, dan pilot asal Rumania. Pada tanggal 13 September 1913, ia meninggal dunia di dekat Campina ketika melakukan uji coba untuk menjadi orang pertama yang terbang melintasi Pegunungan Carpathian dengan mengendarai pesawat ciptaannya sendiri, yang diberi nama Vlaicu II.

Aurel Vlaicu
Aurel Vlaicu

4. Horace Lawson Hunley, combat submarine

Horace Lawson Hunley, 40, adalah seorang insinyur kelautan Amerika. Pada tanggal 15 Oktober 1863, ia meninggal ketika sedang mencoba kapal selam buatannya yang bertenaga tangan. Kapal ciptaannya secara tak sengaja terjebak di bagian bawah Charleston Harbor, S. C.

Horace Lawson Hunley
Horace Lawson Hunley

5. Jean-Francois Pilatre de Rozier, balon Roziere

Pada tanggal 15 Juni tahun 1785, Jean-Francois de Rozier Pilatre, seorang ahli kimia dan guru fisika Prancis yang menjadi salah satu pelopor penerbangan pertama di dunia, meninggal ketika balon Roziere ciptaannya tiba-tiba kempes di udara dan jatuh di dekat Wimereux di Pas-de-Calais. Insiden itu terjadi saat dirinya mencoba terbang melintasi Selat Inggris. Dia dan rekannya, Pierre Romain, menjadi korban dalam kecelakaan udara tersebut.

Jean-Francois Pilatre de Rozier
Jean-Francois Pilatre de Rozier

6. Harry Houdini

Siapa tak kenal dengan pesulap kondang ini. Harry Houdini, bukanlah pesulap yang menggunakan metoda tradisional. Ia terkenal dengan berbagai trik jenius yang ia ciptakan. Namun, ternyata Houdini meninggal akibat penyakit usus buntu gara-gara memamerkan trik fisik kepada penggemarnya. Sebelum memulai sebuah pertunjukan, dikabarkan dua orang mahasiswa meminta Houdini untuk memperagakan trik kekuatan fisik, yakni menyerap pukulan-pukulan yang dilayangkan pada tubuh bagian atasnya tanpa terluka.

Karena menuruti permintaan itu, penyakit usus buntu yang telah diidap Houdini makin meradang dan bertambah parah. Pada 31 Oktober 1926, Houdini yang saat itu berusia 52 tahun, meninggal akibat operasi usus buntunya gagal. Houdini dikubur dibaringkan pada kotak tempat ia biasanya mempertontonkan trik ilusi terkenalnya: “buried alive (dikubur hidup-hidup)”.

Harry Houdini
Harry Houdini

7. Thomas Andrews

Bangkai kapal Titanic di dasar laut Atlantik UtaraThomas Andrews adalah salah seorang arsitek kapal Titanic, asal Irlandia yang saat itu berusia 39 tahun. Sebagai seorang pembuat kapal yang bertugas mengawal kapal besutannya, Andrews turut dalam perjalanan perdana Titanic. Pada 15 April 1912, akhirnya, sampai akhir hayatnya, Thomas pun ‘mengiringi’ ajal kapal besar itu bersama para penumpang lainnya.

Thomas Andews
Thomas Andews

8. Marie Curie

Berkat penemuannya, Marie Curie menjadi wanita pemenang penghargaan Nobel pertama sekaligus menjadi orang pertama yang memenangkan dua penghargaan Nobel sekaligus. Namun, Curie juga merupakan korban dari penemuan dan eksperimennya sendiri: unsur radioaktif. Marie menemukan dua unsur radioaktif radium dan polonium. Ia giat sekali menggunakan radon, gas yang dihasilkan oleh unsur radium, untuk penyembuhan penyakit bagi para serdadu yang terluka pada perang dunia pertama.

Belakangan, baru diketahui bahwa radon memiliki sisi yang mematikan. Setelah sekian lama berinteraksi dengan unsur mematikan itu, perlahan kesehatannya terus menurun. Akhirnya Curie meninggal pada 4 Juli 1934, di usia ke-66 tahun. Ia meninggal akibat anemia aplastic, sebuah kondisi di mana sumsum tulang tidak lagi memproduksi sel darah yang baru. Hari ini dunia medis mencatatnya sebagai akibat dari paparan radiasi.

Marie Curie
Marie Curie

9. James Heselden

Pada 26 September 2010, James Heselden, pemilik perusahaan Inggris Hesco Bastion, perusahaan yang memproduksi Segway, meninggal akibat mengendarai kendaraan roda dua itu. Menurut saksi mata, pria berusia 62 tahun itu terjatuh dari Segway dan tergelincir ke dalam jurang berkedalaman 30 kaki, hingga akhirnya jasad dan Segway-nya ditemukan di sungai, di dekat kediamannya di West Yorkshire, Inggris.
Ironisnya, kecelakaan tragis ini cuma selang sehari sebelum pengumuman sebuah riset yang mengungkapkan peningkatan angka kasus cidera akibat kecelakaan Segway, yang mayoritas korbannya adalah para pengendara Segway baru yang belum berpengalaman.

James Heselden
James Heselden

10. J. G. Parry-Thomas

merupakan seorang pengendara sekaligus montir motor-balap Welsh. Ia selalu bermimpi untuk dapat memecahkan rekor tercepat di darat yg pernah diset oleh Malcolm Campbell, dan mulai membuat sebuah mobil untuk melakukannya.

Ia membuat sebuah mobil bernama Babs, yg memiliki banyak modifikasi. Pada 27 April 1926, ia berhasil memecah rekor tersebut, namun berhasil dipecahkan lagi oleh Campbell 2 tahun kemudian. Dalam usaha memecahkan rekor itu kembali, salah satu rantai terlepas dan melayang ke lehernya, seketika itu juga lehernya terpenggal dan ia tewas.

J. G. Parry-Thomas
J. G. Parry-Thomas

11. Alexander Bogdanov

Ia merupakan fisikawan, filosofer, ekonomis, penulis sci-fi, dan revolusioner Rusia yg terkenal (buset maruk amat). Salah satu eksperimen ilmiahnya adalah ide untuk peremajaan kembali (rejuvenation) melalui transfusi darah.
Setelah melakukan banyak transfusi darah untuk orang2 terkenal, termasuk sodara ceweknya Lenin, ia memutuskan untuk mentransfusi darah dari pasien lain ke dirinya sendiri. Pasien itu mengidap malaria dan tuberkulosis (TBC). Akibatnya, dia mati beberapa saat setelah transfusi.

Bogdanov
Alexander Bogdanov

12. Henry Winstanley

Ia merupakan arsitek lighthouse (mercusuar) yg sangat terkenal yg membangun mercusuar Eddystone. Ia tadinya pengen ngetes kekuatan mercusuar buatannya sehingga ia berada di dalam mercusuar itu pada saat badai. Tapi nyatanya mercusuarnya roboh dan membunuhnya beserta lima orang lainnya.

Henry Winstanley
Henry Winstanley

13. Henry Smolinski

Henry Smolinski adalah seorang insinyur yang keluar dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaan Advanced Vehicle Engineer yang memfokuskan membuat mobil yang bisa terbang. Pada tahun 1973, perusahaan itu membangun prototipe pertama mobil terbang itu, menggabungkan antara pesawat Cessna Skymaster dengan mobil Ford Pinto. Bagian ekor pesawat didesain untuk bisa dibongkar-pasang, ditempel dan dilepas dari mobil.

Henry kemudian merencanakan produksi massal tahun 1974. Namun pada 11 September 1973, Henry menguji mobil terbang buatannya itu bersama pilot penguji Harold Blake. Saat uji itu, mobil berhasil terbang namun sayap pesawat tiba-tiba terlepas dari mobil itu sehingga membuat mobil itu jatuh. Henry dan Harold kemudian tewas.
KNKT AS menyatakan bahwa sayap yang dilas dengan kualitas buruk di badan mobil itu penyebab utama kecelakaan tersebut.

Cessna Skymaster dengan mobil Ford Pinto
Cessna Skymaster dengan mobil Ford Pinto

14. Thomas Midgley Jr

Thomas Midgley Jr adalah seorang kimiawan yang menemukan bensin bertimbal dan gas rumah kaca Freon. Dia keracunan timbal saat sengaja menumpahkan temuannya kemudian mengendusnya saat jumpa pers hanya untuk membuktikan pada media bahwa bensin itu aman.
Tapi bukan itu yang membunuh Thomas. Thomas yang menderita polio membuat semacam alat, seperti tali dan katrol untuk menunjang tubuhnya yang terkena polio. Thomas kemudian terjerat tali pada alat buatannya itu pada 2 November 1944 sehingga mati lemas.

Thomas Midgley Jr
Thomas Midgley Jr

15. Perillos

Perillos dari Athena, Yunani merupakan orang yang sangat pantas dimasukkan dalam kategori ini. Perillos merupakan pande besi di zaman Romawi Kuno. Dia mendesain alat eksekusi mati, yang disebut ‘Brazen Bull’.

Brazen Bull ini dibuat dari logam perunggu, berbentuk patung banteng. Di salah satu perut atau punggung Brazen Bull ini ada pintu untuk memasukkan tahanan. Di dalamnya, ada tempat untuk mengunci tahanan atau napi eksekusi mati. Mekanismenya, tahanan itu dimasukkan dalam Brazen Bull, dikunci. Kemudian di bawah perut sapi itu ada api yang membara. Tahanan itu kemudian mati terpanggang hidup-hidup.
Brazen Bull juga dirancang agar lolongan kesakitan saat tahanan di dalam kepanasan dan sekarat terdengar seperti suara banteng mengerang. Perillos merancang temuan ini untuk Phalaris, seorang tuan tanah yang tiran dan kejam.
Setelah Perillos menunjukkan alat temuannya ini pada Phalaris, dia kemudian dimasukkan ke dalamnya. Tidak jelas apakah Perillos dikeluarkan saat sekarat atau terpanggang dalam ‘banteng’ itu

Brazen Bull
Brazen Bull

16. Valerian Abakovsky

Valerian Abakovsky adalah penemu Rusia, dia menemukan kereta mesin berkecepatan tinggi, Aerowagon. Aerowagon ini bermesin pesawat dan berbaling-baling.
Saat melakukan uji coba, mesin itu kemudian tergelincir dan menewaskan Valerian serta 5 orang lainnya. Valerian tewas dalam usia 26 tahun.

Aerowagon
Aerowagon

Begitulah penemu2 yang berakhir di ujung maut dgn hasil temuannya, semoga menjadikan kita terus bersemangat dalam menemukan hasil ciptaan dan inovasi, tanpa merasa takut dgn hasil kreasinya karena hanya Tuhan Yang Kuasa yang memberikan keputusan Akhir dari semuanya.

Seorang Jim Rohn pernah mengatakan, “If you are not willing to risk the unusual, you will have to settle for the ordinary”. Dalam bahasa Indonesia berarti “Jika kalian tak bersedia mengambil risiko untuk hal luar biasa, maka kalian harus puas mendapatkan hal-hal yang biasa”. Pengorbanan kelima orang ini tentunya tak sia-sia karena keberanian mereka telah melahirkan penemuan baru yang berguna bagi kehidupan manusia modern saat ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here